{"id":4344,"date":"2026-07-12T12:30:00","date_gmt":"2026-07-12T04:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/?p=4344"},"modified":"2026-07-12T12:30:01","modified_gmt":"2026-07-12T04:30:01","slug":"stasiun-klimatologi-bali-dukung-pengembangan-pertanian-modern-pada-kegiatan-tanam-bersama-padi-pm-aas-di-desa-penyaringan-jembrana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/?p=4344","title":{"rendered":"Stasiun Klimatologi Bali Dukung Pengembangan Pertanian Modern pada Kegiatan Tanam Bersama Padi PM-AAS di Desa Penyaringan, Jembrana"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Jembrana, 8 Juni 2026<\/strong> \u2013 Stasiun Klimatologi Bali turut berpartisipasi dalam kegiatan <strong>Tanam Bersama Padi Pertanian Modern \u2013 Advanced Agriculture System (PM-AAS)<\/strong> yang diselenggarakan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Senin (8\/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien dan berbasis ilmu pengetahuan. Program PM-AAS sendiri merupakan pendekatan budidaya padi modern yang dikembangkan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi dan manajemen budidaya yang lebih presisi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh <strong>Kepala Stasiun Klimatologi Bali, Bapak Amunudin Al Roniri<\/strong>, bersama para pejabat dari instansi terkait, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai undangan yang mendukung pengembangan pertanian modern di Kabupaten Jembrana.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Klimatologi Bali menyampaikan bahwa informasi iklim merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha tani, khususnya budidaya padi. Data dan informasi mengenai curah hujan, awal musim, potensi kekeringan, maupun kondisi cuaca ekstrem dapat dimanfaatkan petani sebagai dasar dalam menentukan waktu tanam, pengelolaan irigasi, hingga langkah antisipasi terhadap risiko iklim.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kolaborasi antara teknologi pertanian modern dengan pemanfaatan informasi iklim akan meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian terhadap variabilitas dan perubahan iklim,&#8221; ujar Amunudin Al Roniri.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, Stasiun Klimatologi Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian melalui penyediaan layanan informasi iklim yang akurat, tepat waktu, dan mudah dipahami oleh para petani. Sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, instansi pertanian, serta kelompok tani diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pertanian yang modern, produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan tanam bersama berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program peningkatan produksi pangan nasional, khususnya di Kabupaten Jembrana. Selain menjadi ajang penerapan teknologi budidaya modern, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani mengenai pentingnya pemanfaatan informasi iklim dalam setiap tahapan usaha tani guna meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko gagal panen.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"734\" src=\"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-1024x734.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4345\" srcset=\"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-1024x734.png 1024w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-300x215.png 300w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-768x551.png 768w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-1536x1101.png 1536w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2048x1469.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-1024x768.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4346\" srcset=\"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-1024x768.png 1024w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-300x225.png 300w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-768x576.png 768w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-1536x1152.png 1536w, https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2-2048x1536.png 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jembrana, 8 Juni 2026 \u2013 Stasiun Klimatologi Bali turut berpartisipasi dalam kegiatan Tanam Bersama Padi Pertanian Modern \u2013 Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang diselenggarakan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Senin (8\/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien dan berbasis ilmu pengetahuan. Program PM-AAS sendiri merupakan pendekatan budidaya padi modern yang dikembangkan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi dan manajemen budidaya yang lebih presisi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Stasiun Klimatologi Bali, Bapak Amunudin Al Roniri, bersama para pejabat dari instansi terkait, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai undangan yang mendukung pengembangan pertanian modern di Kabupaten Jembrana. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Klimatologi Bali menyampaikan bahwa informasi iklim merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha tani, khususnya budidaya padi. Data dan informasi mengenai curah hujan, awal musim, potensi kekeringan, maupun kondisi cuaca ekstrem dapat dimanfaatkan petani sebagai dasar dalam menentukan waktu tanam, pengelolaan irigasi, hingga langkah antisipasi terhadap risiko iklim. &#8220;Kolaborasi antara teknologi pertanian modern dengan pemanfaatan informasi iklim akan meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus memperkuat ketahanan sektor pertanian terhadap variabilitas dan perubahan iklim,&#8221; ujar Amunudin Al Roniri. Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, Stasiun Klimatologi Bali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian melalui penyediaan layanan informasi iklim yang akurat, tepat waktu, dan mudah dipahami oleh para petani. Sinergi antara BMKG, pemerintah daerah, instansi pertanian, serta kelompok tani diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pertanian yang modern, produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan. Kegiatan tanam bersama berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program peningkatan produksi pangan nasional, khususnya di Kabupaten Jembrana. Selain menjadi ajang penerapan teknologi budidaya modern, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani mengenai pentingnya pemanfaatan informasi iklim dalam setiap tahapan usaha tani guna meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko gagal panen.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/berita-1-2.png","author_info":{"display_name":"dbadmin","author_link":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/?author=1"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4344"}],"collection":[{"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4344"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4344\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4347,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4344\/revisions\/4347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4344"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4344"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staklim-bali.bmkg.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4344"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}